Setalah tiga bulan mengihang keluarga Briptu Rani mendatangi Mabes Polri melaporkan atas hilangnya putrinya selama ini. Kapolres AKBP Eko Puji Nugroho masih menyelidiki kemana briptu rani menghilang dan melaksanakan desersi
"Kami akan berusaha membantu dan menyelesaikan masalah ini, saya menilai Briptu rani selama ini memang sering tidak masuk kantor dan saya sebagai atasan langsung juga menegur kenapa kamu sering tidak masuk kantor, berbagai macam alasan yang dia keluarkan untuk mengelabui saya " AKBP Eko Puji Nugroho"
Briptu Rani dikenal sebagai polwan yang sering tidak masuk kantor atau magkir dari kesatuan/desersi. Tahun 2010, Briptu Rani juga 3 kali menjalani sidang disiplin dan sekali sidang KKEP (Komisi Kode Etik Polri), itu juga belum membuatnya jera sampai sekarang.
"Karena sering terjerat kasus, kami mencoba membinanya, memantau dan sering menasehatinya namun dia orang yang keras kepala, siap siap saja namun besok kembali seperti semula. dan tujuan kami juga agar yang bersangkutan lebih disiplin dan taat aturan," tandasnya.
Kasubag Humas Polers Mojokerto AKP Lilik Achiril Ekawati senior langsung dari Briptu Rani Juga sering menegusnya karena mungkin dia sebagai senior mempunyai kewajiban jika juniornya salah unutk mengarahkannya untuk lebih baik
"disini kita semua hanya menegurnya, tidak menekannya. Kita ingin dia kembali disiplin lagi," kata Lilik mendampingi kapolres.
keluarga dari briptu rani dihubungi, dan bercerita banyak tentang kepedihan Briptu Rani selama dinas, dia mengeluhkan dirinya merasa malu atas beredarnya foto-foto Syur dirinya yang beredar luas dijejaring sosial facebook, twitter dan lain-lain saya merasa menyesal "itu tandasnya"
Karena saat ini menghilang dan kami mendapat laporan dari pihak keluarga kami akan menepatkan Briptu Rani masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). dan kami akan berusaha membantu kasus ini dan menyerahkan semuanya pada pihak keluarga.
